Mengobati Sariawan Dengan Air Garam

Berkumur dengan air garam telah menjadi pengobatan alternatif sebelum pengobatan modern diketahui. Bahkan, penelitian dan perawatan modern masih mendukung pasokan air asin sampai saat ini sebagai solusi yang efektif untuk beberapa masalah kesehatan seperti mengobati sariawan dengan air garam.

Garam telah terbukti secara ilmiah untuk membantu menghilangkan air dari jaringan mulut, sambil menciptakan penghalang terhadap garam yang menghalangi air dan masuknya patogen berbahaya.

Sariawan adalah penyakit mulut yang membuat hidup tidak nyaman. Karena sakit di mulut, makan itu salah. Berbicara juga menyakitkan. “Nama medis dari sariawan adalah Stomatitis aphthosa berulang (SAR), yang bukan infeksi, oleh karena itu sariawan tidak didahului oleh demam, tidak disertai dengan peradangan kelenjar getah bening regional, dan tidak berdarah. Tapi kabar gembirnya kami akan mengulas mengobati sariawan dengan air garam.

Tidak mudah, jelas Dr. Drg. Harum Sasanti, SpPM, spesialis penyakit mulut. Di mulut, sariawan meninggalkan cekungan dangkal, ujung-ujungnya bersih dan teratur, bulat atau oval dan dikelilingi oleh lingkaran merah. Luka yang biasanya muncul di bagian mulut yang basah sangat menyakitkan.

Penyakit ini termasuk penyakit yang sembuh sendiri atau penyakit yang sembuh sendiri. Untuk meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh sariawan, Dr. Harum menyarankan berkumur perlahan menggunakan air garam. “Bilas dengan air garam selama satu hingga dua menit, biarkan air garam bekerja di mulut Anda selama satu hingga dua menit,” katanya. Baca juga¬†Penyebab Sariawan di Lidah.

Selain itu, pasien disarankan untuk tetap dalam kesehatan mulut yang baik sehingga sariawan tidak bertambah buruk. “Gigi rusak dan tidak dirawat, banyak gigi berlubang akan memperburuk luka, hindari menggunakan perangkat yang tidak cocok untuk mereka yang rentan terhadap sariawan, dan memilih pasta gigi yang tepat,” katanya.

Mereka yang mudah terkena sariawan juga disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung rasa, pengawet dan pewarna. “Makanan yang tidak alami ini cenderung memicu alergi, dan alergi ini dapat memicu sariawan,” katanya. Dalam praktiknya, Dr. Harum sering menemukan pasien dengan sariawan yang mengaku rajin mengonsumsi buah dan sayuran.

“Banyak pasien makan buah-buahan dan sayuran dengan rajin, tetapi masih menderita sariawan, orang-orang masih berpikir bahwa sariawan disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Walaupun mereka lebih banyak berhubungan dengan kekurangan vitamin B “katanya.

Itulah artikel mengobati sariawan dengan air garam, semoga menambah wawasan kita. Terima kasih dan salam hangat dari penulis